C. Pembentukan Panas
1.
Apa
saja yang mempengaruhi pembentukan panas (heat production) dalam tubuh
manusia)? Jelaskan !
a. Basal
metabolisme rate (BMR)
Merupakan
pemanfaatan energy di dalam tubuh guna memelihara aktivitas pokok seperti
bernapas. Besarnya BMR bervariasi sesuai dengan umur dan jenis kelamin. Banyak
factor yang menyebabkan BMR meningkat di antaranya adalah karena cedera, demam,
dan infeksi. Meningkatnya BMR ini menunujukkan tingginya metabolisme akan
menghasilkan peningkatan produksi panas dalam tubuh klien menjadi naik.
b. Aktivitas
otot
Termasuk
menggigil, dapat memproduksi panas tubuh sebanyak lima kali (Guyton 1982 : 554)
c. Peningkatan
produksi tiroksin
Hipotalamus
merespons terhadap dingin dengan melepas factor releasing. Factor ini
merangsang tirotropin pada adenohipofise untuk merangsang pengeluaran tiroksin
oleh kelenjar tiroid. Efek tiroksin meningkatkan nilai metabolisme sel di
seluruh tubuh dan memproduksi panas.
d. Termogenesis
kimia
Adalah perangsanagn
produksi panas melalui sirkulasi norepineprin dan epineprin atau melalui
perangsangan saraf simpatis. Hormone-hormon ini segera meningkatkan nilai
metabolisme sel di jaringan tubuh. Secara langsung, norepineprin dan epineprin
mempengaruhi hati dan sel-sel otot sehingga meningkatkan aktivitas otot. Selain
itu, produksi sejumlah panas juga dapat diperoleh melalui rangsangan saraf
simpatis terhadap lemak coklat.
e. Demam
Demam
meningkatkan metabolisme sel. Reaksi-reaksi kimia meningkat rata-rata 120%
untuk setiap peningkatan 1oC suhu tubuh menyebabkan 12% reaksi kimia
akan terjadi.



